Master of Management UGM (Brand Management)
Twitter:RezaRaz
Facebook: Reza Sidharta
Gmail: reza.sidharta@gmail.com
Master of Management UGM (Brand Management)
Twitter:RezaRaz
Facebook: Reza Sidharta
Gmail: reza.sidharta@gmail.com
Cola-Cola akan lebih memperkuat brandnya dengan melakukan kerjasama dengan
Twentieth Century Fox. Hal tersebut bisa terlihat pada Packaging Coca-cola tersebut. Kerjasama seperti itu banyak memiliki opsi-opsi strategis yang menguntungkan di kedua belah pihak. Kemungkinan strategis bagi Coca-cola adalah , pertama brandnya akan semakin dikenal dengan kemunculan film tersebut. Kedua, biaya produksi packaging bisa ditekan. Ketiga, setelah kerjasama tersebut akan banyak industri2 sejenis yang akan memanfaatkan packaging Coca-Cola sebagai lahan promosi
Coca-Cola menyisipkan jinggelnya di acara”wisata kuliner” 14 november 09 tanpa menyebutkan brand nya secara terang-terangan. Hal tersebut memiliki beberapa keuntungan, yaitu dari segi psychology dan biaya. Dari segi psychology, jinggel tersebut dimasukan ke alam sadar penonton atau calon konsumen supaya mereka terngiang-ngiang dan teringat jinggel tersebut. Ketika mereka tahu bahwa jinggel tersebut adalah miliknya Coca-cola, maka ketika diperdengarkan kembali secara samar-samar pun diharapkan mereka mengingat Coca-cola dan melakukan pembelian terhadap produk tersebut. Dari segi biaya, tentu saja iklan seperti itu tidak akan semahal dibandingkan dengan iklan-iklan televisi biasanya.(Reza Sidharta)